Minggu, 29 November 2015

KPU Tetapkan Daftar Pemilih Tetap Pilkada Ponorogo


Jumat, 2 Oktober 2015 22:25 WIB
Oleh Destyan H. Sujarwoko
Ponorogo (Antara Jatim) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat menggelar rapat pleno rekapitulasi penetapan daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan kepala daerah setempat yang berjumlah 765.573 orang.

"Jumlah tersebut tersebar di 21 Kecamatan, 307 Desa dan akan memilih di 1.721 TPS (tempat pemungutan suara) pada 9 Desember nanti," terang Ketua KPU Ponorogo, Ikhwanudin usai rapat pleno rekapitulasi di salah satu hotel di Ponorogo.

Kendati DPT telah ditetapkan, Ichwanudin menegaskan data dimungkinkan masih berubah.

"Nanti seandainya ada yang belum terdaftar masih bisa ikut daftar pemilih tambahan (DPTb tahap 1) namun dengan menunjukan KTP, KK, paspor atau identitas lainnya, tujuh hari setelah penetapan DPT," ujarnya.
    
Ichwanudin menambahkan, masyarakat Ponorogo yang tidak terdaftar dalam DPT dan DPTb-1 tetap masih bisa ikut memilih pada saat hari pencoblosan berlangsung, dengan syarat terdaftar di DPTb tahap 2.
    
"Selama masih masyarakat Ponorogo tengah masih bisa memilih, bawa saja KTP, KK, pasport dan lainnya, nanti kita akan masukan kedalam DPTb-2," jelasnya.

Jumlah DPT pemilihan bupati dan wakil bupati Ponorogo tengah periode 2015 jauh berbeda dengan DPT pemilihan presiden kemarin.

Perbedaan tersebut dikarenakan saat pemilihan presiden, semua masyarakat diperbolehkan memilih selama memiliki identitas meskipun bukan warga daerah tersebut.

"Kalau sekarang yang boleh memilih harus warga bangka tengah, berbeda dengan pemilihan presiden kemarin, warga luar bisa memilih," ungkapnya.

Sebelumnya, KPU Ponorogo menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) pilkada setempat yang berjumlah 769.574 orang dan tersebar di 304 desa/kelurahan, Rabu (2/9).

Dari jumlah DPS itu, rinciannya pemilih laki-laki sebanyak 377.003 untuk perempuan 392 571 dengan jumlah TPS 1.721.

Hasil tersebut merupakan hasil pencocokan dan penelitian daftar potensial penduduk pemilih pemilu (DP4) Kabupaten Ponorogo mencapai 809.108 orang, dari total jumlah penduduk yang tercatat sebanyak 908.289 orang. (*)

Baca selengkapnya »

Siapa Dr. Zakir Naik Sebenarnya?

Siapa Dr. Zakir Naik Sebenarnya?

SIAPA yang tidak kenal Dr. Zakir Naik? Seorang ulama India, penulis dan perbandingan agama yang kerap menyampaikan dakwah lewat debat dan ceramah di seluruh dunia.

Disarikan dari wikipedia, nama lengkapnya adalah Zakir Abdul Karim terlahir pada 18 Oktober, 1965 Mumbai (Bombay pada waktu itu). Secara profesi, ia adalah seorang dokter medis, memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) dari Maharashtra, tapi sejak 1991 ia telah menjadi seorang ulama yang terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama.

Ia menyatakan bahwa tujuannya ialah membangkitkan kembali dasar-dasar penting Islam yang kebanyakan remaja Muslim tidak menyadarinya atau sedikit memahaminya dalam konteks modernitas.
Zakir Naik adalah pendiri dan presiden Islamic Research Foundation (IRF)sebuah organisasi nirlaba yang memiliki dan menyiarkan jaringan saluran TV gratis, Peace TV dari Mumbai, India.
Jika kita melihat tayangan video di

Youtube, debat dan cermah Dr. Naik seringkali dihadiri oleh ribuan jamaah. tidak hanya hanya orang Islam saja juga oleh kristen, hindu, budha, bahkan ateisme yang kerap kali menjadi jamaah dan mengambil kesampatan pada sesi tanya-jawab.

Ketika diberi pertanyaan yang tak jarang menentang Islam, ia selalu mengawali jawabannya dengan memuji pertanyaan yang dilontarkan penanya, lalu menjawab dengan sistematik, Dr. Zakir Naik menjawab pertanyaan tersebut dari mendasar kemudian dengan pengandaian-pengandaian yang dengan mudah ditangkap akal sehat, serta tak lupa ia sertai dengan dalil-dalil yang lebih meyakinkan para penanya.

Dr. Zakir Naik dengan kemampuan yang dimilikinya berupa hafalan yang teramat kuat tidak hanya mampu menghafalkan Al-Qur’an dan Shahih Bukhari Muslim, akan tetapi beliau juga telah menguasai kitab Weda, Tripitaka, Bhagavad gita, bahkan telah menggerakkan hati ribuan penganut Hindu di India dan menjadi mu’allaf. Beliau tanpa ragu-ragu juga mengoreksi pastur dan pendeta jika mereka salah dalam mengutip ayat-ayat dalam bibble atau injil.

Bahkan Zakir Naik sempat membuat kemarahan komunitas Syiah dalam Konferensi Damai di Mumbai pada tahun 2007, ketika ia menyebutkan kata-kata “Radhiyallah taa’la anhu” (Semoga Allah meridhoinya) untuk Yazid. Dan sekarang mulai terlihat orang-orang yang tidak bertanggung jawab mulai menebar fitnah. Setelah Orang-orang Syiah, musuh-musuhnya yang lainnya pun mulai menghembuskan isu Wahabi kepada Dr. Zakir Naik.

Dr. Zakir Naik sendiri memiliki tokoh yang menjadi inspirasinya yakni Ahmed Deedat. Namun, Dr. Zakir Naik tidak memiliki banyak agenda Debat Terbuka layaknya Ahmed Deedat karena hampir semua tantangan debat yang dilayangkan oleh Dr. Zakir Naik tidak mendapat respon dari gereja-gereja, bahkan sampai sekarang belum ada berita apakah ada Pendeta yang berani berhadapan langsung dengan beliau. Oleh karena itu, Dr. Zakir Naik dijuluki “Ahmed Deedat Plus” yang telah membuat pastur dan pendeta merasa ngeri berhadapan dengan beliau yang argumentasinya belum pernah terpatahkan.

Dakwah-dakwahnya disampaikan dengan mudah dapat diakses melalui situs youtube yang kebanyakan berasal dari saluran Peace TV yang direkam dengan kefasihan beliau dalam berbahasa Inggris, bahkan beberapa telah disertai subtitle Indonesia.

Baca selengkapnya »

Inilah Obat Jerawat Anjuran Rasulullah SAW


Agama Islam mengkaji seluruh aspek kehidupan di alam raya. Melalui Nabi Muhammad SAW, Allah SWT menyapaikan wahyu-Nya yang tertuang dalam Alquran. Tidak melulu masalah aqidah dan akhlak, Rasulullah SAW melalui hadist-hadistnya juga menyampaikan perihal kehidupan sehari-hari yang sangat bermanfaat.


Salah satunya adalah adalah tentang cara menyembuhkan jerawat. Ternyata masalah kulit yang mengganggu penampilan wajah ini tidak hanya melanda remaja masa kini. Tapi sudah terjadi sejak ribuan tahun lalu.

Sebuah riwayat menjelaskan bahwa suatu ketika Rasulullah SAW mengumpulkan para istrinya. Saat itu tampak salah satu dari mereka wajahnya ditumbuhi jerawat. Rasulullah kemudian menyarankan obat untuk sang istri menyembuhkan jerawatnya. Penasaran dengan obat ini? Berikut ringkasannya.

Dalam bahasa Arab, jerawat disebut juga dengan nama batsrah. Ini adalah benjolan kecil yang terdiri dari zat panas yang tumbuh secara alami.

Obat yang dianjurkan Rasulullah SAW ini tentunya jauh dari efek samping. Bisa saja ini menjadi salah satu alternatif bagi anda yang sudah lelah mengatasi jerawat yang tidak kunjung sembuh.

Hal ini dikisahkan oleh Ibnu As-Sunni yang mendapat informasi dari beberapa istri nabi. Mereka bercerita bahwa suatu hari Nabi Muhammad SAW menemui istrinya. Diantara mereka tampak tumbuh semacam jerawat. Rasulullah kemudian bertanya yang artinya:

 “Engkau punya minyak wangi dzarirah?.” Mereka menjawab, “punya”. Rasulullah berkata, “Bubuhkan di jerawatmu itu seraya membaca doa, ‘Ya Allah yang mengecilkan yang besar dan membesarkan yang kecil, kecilkanlah jerawatku ini.” Hadits ini diakui oleh Adz-Dzahabi, dikeluarkan oleh Al-Hakim dan sanadnya adalah shahih.
   
Dzarirah merupakan wewangian yang terbuat dari sari batang pohon arum. Karena sifatnya yang panas dan kering membuat tanamanini dipercaya menyembuhkan jerawat. Disamping bisa mematangkan dan mengeluarkan isi jerawat, obat ini juga memberikan aroma yang wangi.

Tanaman ini kini banyak ditemukan di India dan diberdayakan masyarakat di sana sebagai tanaman obat dari berbagai jenis penyakit. Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan antara lain radang lambung, liver dan kekurangan cairan tubuh, bahkan dapat pula menguatkan jantung.

Hal lainnya juga diriwayatkan Aisyah RA yang mengatakan bahwa dirinya membubuhi minyak Dzarirah kepada Rasulullah SAW saat Tahallul. Saat itu bertepatan dengan Haji Wada atau Haji perpisahan. 

"Saya meminyaki Rasulullah SAW dengan tanganku dengan menggunakan Dzarirah (arum) pada haji wada selam ihram," (Bukhari dan Muslim).

Meski Rasulullah SAW tidak menjelaskan secara spesifik, namun obat ini memang dipercaya dapat menghilangan jerawat di kulit terutama wajah. Jika jerawat anda tidak kunjung sembuh, cobalah mengikuti apa yang disarankan Rasulullah SAW ini.

Baca selengkapnya »

6 Amalan Ibu Hamil Agar Melahirkan Anak Sholeh


Hamil dan melahirkan adalah salah satu keistimewaan seorang perempuan. Dalam proses ini, perempuan diberi kepercayaan oleh Allah untuk terlibat lebih banyak dalam proses penciptaan manusia.

Kita juga memiliki tanggung jawab untuk menjadikan anak tersebut menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Semua perempuan juga tentu menginginkan anak sholeh dan sholehah.

Mendidik anak menjadi anak yang sholeh juga bisa dilakukan bahkan sebelum anak tersebut lahir. Apa yang kita lakukan selama hamil akan berpengaruh secara langsung pada perkembangan janin.

Berikut 6 amalan yang sebaiknya anda lakukan ketika hamil agar melahirkan anak yang sholeh.

Banyak Bersyukur

Hal pertama yang harus kita syukuri pada saat mengandung adalah bahwa kita dipercaya oleh Allah untuk mengandung seorang bayi. Kita bisa bersyukur dengan terus berdzikir kepada Allah dan menjaga kandungan tersebut dengan sebaik-baiknya. Seperti janji Allah, barangsiapa bersyukur maka Allah akan memberinya lebih banyak. Jika kita bersyukur dengan kehamilan kita, Insya Allah kita akan dikaruniai anak yang sholeh.

Banyak Berdoa

Kehamilan adalah peristiwa besar yang terjadi pada perempuan, kita juga akan melalui persitiwa yang lebih besar yaitu melahirkan. Maka, di masa-masa ini sebaiknya kita banyak berdoa kepada Allah untuk diberi kelancaran dalam proses kehamilan ini, diberi keturunan yang sempurna dan sehat fisiknya, juga agar kita sendiri diberi kesehatan fisik oleh Allah.

Adapun doa yang diajarkan Rasulullah adalah sebagai berikut:

“Robbi habli minashsholihin (Ya Allah berikanlah kami anak yang sholih).” (QS. As-Shaffat :11)

Menjaga Emosi

Janin juga dapat merasakan emosi yang bergejolak dalam diri anda. Jika anda tidak dapat mengontrol emosi, tidak dapat menjaga lisan dan tidak dapat menjaga sikap, maka janin akan ketularan energy negatif dari emosi yang kita rasakan. Banyak-banyaklah relaksasi dan melakukan hal yang menyenangkan agar dapat menularkan energy positif pada bayi yang kita kandung.

Mendidik Sejak di Dalam Kandungan

Mendidik anak bisa dilakukan bahkan sejak masih di dalam kandungan. Inilah saat-saat terdekat ibu dengan anak, dimana mereka ada dalam satu tubuh tanpa terpisahkan sedikitpun. Nikmatilah saat-saat ini dengan menjalin kedekatan dan mendidik dengan hal-hal baik.

Saat di dalam kandungan, anak juga bisa mendengarkan apa yang diucapkan orang-orang di luar perut ibunya. Ajaklah ia berbicara hal-hal yang baik dan perdengarkanlah ayat-ayat Al-Qur’an untuk menanamkan sifat positif pada anak sejak dari dalam kandungan.

Memeriksakan Kandungan

Memeriksakan kandungan merupakan salah satu cara untuk bersyukur atas janin yang telah dititipkan pada kita dan sebagai bukti bahwa kita menjaganya dengan baik. Kebaikan seperti ini juga akan menularkan sifat-sifat positif bagi anak kita kelak.

Menjaga Kehalalan Rezeki

Penting bagi seorang ibu hamil untuk menjamin setiap apa yang masuk ke dalam tubuhnya yang akan pula masuk ke dalam tubuh si bayi, seperti makanan yang bergizi dan rezeki yang halal

Nah, Sahabat Mezora, itulah beberapa amalan yang sebaiknya dilakukan ibu hamil agar melahirkan anak yang sholeh. Semoga kita semua senantiasa dikaruniai anak-anak yang berbakti kepada orangtua dan taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala

Baca selengkapnya »

Di antara Orangtua dan Istri, Manakah yang Harus Didahulukan Seorang Suami?

Persoalan suami yang mendahulukan orangtua daripada anak-istrinya seringkali menjadi salah satu faktor pertengkaran keluarga. Tapi, bukankah seorang anak juga tidak boleh menelantarkan orangtuanya sendiri?

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Ayah-ayah kamu dan anak-anak kamu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka itu yang lebih dekat manfaatnya buat kamu. (Yang demikian itu) adalah satu ketentuan dari Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana.” (an-Nisa’: 11)

Sementara itu, Allah juga telah mengingatkan bahwa hanya Allah yang boleh menjadikan posisi orangtua menjadi prioritas kedua bagi seorang anak. Tidak boleh ada hal lain yang membuat seseorang menggeser prioritas orangtuanya, kecuali Allah.

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-sekali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik” (QS. Al-Isra: 23)

Orangtua yang telah melahirkan kita ke dunia, membesarkan dan memberikan pendidikan kepada kita memanglah keluarga yang harus kita dahulukan prioritasnya. Tapi, bukankah istri yang telah kita halalkan dan juga anak-anak yang merupakan darah daging kita juga adalah keluarga?

Kedua-duanya adalah juga keluarga, meski kita mungkin baru bertemu dengan istri setelah dewasa, bukan sepanjang hidup seperti kita dengan orangtua. Maka, sebaiknya seorang lelaki dapat menyeimbangkan kebutuhan keduanya, sehingga tidak ada satupun yang merasa terpinggirkan. Seorang istri juga sepatutnya menyadari bahwa dengan menjadikan lelaki tersebut sebagai imamnya, ia juga telah bergabung menjadi keluarga si lelaki, yang berarti orangtua si lelaki adalah orangtuanya juga.

“Jika Allah ta’ala memberikan kepada salah seorang di antara kalian kebaikan – nikmat atau rezeki, maka hendaknya dia memulai dengan dirinya dahulu dan keluarganya” (HR. Muslim)


(jef)

Baca selengkapnya »